Cara Ternak Kelinci Tanpa Ngarit Bagi Pemula Agar Cepat Sukses

3 min read

Cara Ternak Kelinci Tanpa Ngarit Bagi Pemula Agar Cepat Sukses – Kelinci merupakan jenis mamalia yang mudah dibudidayakan. Meski begitu, memelihara kelinci tidak semudah yang dibayangkan.

Anda harus rajin membersihkan kandang kelinci supaya kelinci tidak terkena penyakit. Anda juga harus selektif terhadap pakannya dan tidak boleh sembarangan memberi makan kelinci.

Kenapa ternak kelinci juga cukup menjanjikan dan menyenangkan? Kenapa tidak beternak ayam saja? Budidaya ayam broiler sudah banyak dilakukan oleh para peternak, sedangkan budidaya atau ternak kelinci masih jarang dilakukan mengingat cara memelihara dan mencari pakannya terbilang gampang- gampang susah.

Oleh karena itu, ternak kelinci ini potensi dan peluangnya masih sangat besar sekali. Meskipun peluang beternak kelinci masih sangat besar, Anda tidak boleh sembarangan juga memelihara dan memberi makan pada kelinci.

Umumnya kelinci bisa diberi makanan sayuran hijau sejak berumur 2 tahun. Namun sayuran tersebut harus dilayukan terlebih dahulu supaya anak kelinci tidak kembung.

Karena kembung pada anak kelinci rawan menyebabkan kematian. Saat dewasa kelinci peliharaan ini bisa dijual untuk keperluan konsumsi.

Ternak kelinci juga cukup menjanjikan, karena sekarang banyak restoran- restoran yang membutuhkan daging kelinci untuk diolah sebagai menu restoran mereka.

Misalkan saja sate kelinci, banyak pecinta sate kelinci yang rela merogoh kocek demi untuk bisa menikmati sate kelinci di restoran langganan mereka.

Sekarang ini, Andapun juga bisa sukses ternak kelinci tanpa ngarit alias tanpa mencari rumput. Ada banyak makanan alternatif kelinci yang bisa Anda berikan untuk kelinci kesayangan Anda.

Jenis kelinci yang dibudidayakan atau dirawat ada 2, yang pertama jenis kelinci hias dan yang kedua jenis kelinci pedaging atau untuk di perjualbelikan sebagai lauk.

Kelinci hias biasanya hanya dimanfaatkan sebagai hiasan atau hanya dijadikan sebagai hewan peliharaan saja seperti kucing. Jenis kelinci pedaging biasanya memang sengaja dibudidayakan untuk di ambil dagingnya dan dimanfaatkan sebagai lauk.

Contohnya; sate kelinci. Anda bisa menjadi pemasok daging kelinci untuk restoran- restoran yang menjual daging kelinci.

Kelinci pada umumnya diberi pakan rumput atau wortel untuk makanan sehari- hari. Namun, dijaman seperti sekarang ini sudah jarang anak muda yang mau mencari rumput (ngarit) hanya untuk sekedar memberi makan kelinci. Agar Anda sukses beternak kelinci, Anda bisa memberi kelinci Anda dengan makanan alternatif yang ada disekitar Anda.

Kelinci ini selain bisa diambil dagingnya untuk dikonsumsi, Anda juga bisa memanfaatkan kulit dan bulu woolnya untuk industri pakaian maupun tas. Sayangnya, di Indonesia kulit dan bulu kelinci ini masih belum berkembang dan jarang digunakan. Itulah sebabnya para peternak kelinci biasanya beternak kelinci hanya untuk dijadikan kelinci pedaging saja.

Ternak kelinci tanpa ngarit bisa Anda coba dengan pemberian pakan selain rumput. Biasanya para peternak besar memberikan pelet untuk kelinci mereka. Lalu bagaimana dengan peternak kelinci pemula yang baru beternak kelinci beberapa ekor? Jika diberikan pakan pelet tentu akan rugi, kecuali jika memang merawat kelinci dengan tujuan untuk kesenangan dan hobi saja.

Jika Anda ingin beternak kelinci, namun terkendala di pakan pelet yang mahal, Anda bisa mencoba memberikan pakan alternatif yang tergolong murah dan bisa didapatkan disekitar Anda.

Pakan alternatif Untuk Ternak Kelinci Tanpa Ngarit

1. Bekatul atau dedak hasil limbah penggilingan padi

Solusi ternak kelinci tanpa ngarit yang pertama adalah dengan menggunakan pakan dedak. Bekatul atau dedak bisa Anda dapatkan di tempat penggilingan padi. Harganya tentu jauh lebih murah dibandingkan dengan pelet kelinci. Dedak ini diberikan pada kelinci tidak utuh dedak saja, melainkan dimix dengan bahan makanan lain.

2. Dedak gandum untuk pakan sapi

Jika tidak ada dedak, Anda bisa menggantinya dengan dedak gandum yang biasa digunakan untuk pakan sapi. Harganya juga masih tergolong murah dibandingkan dengan harga pelet.

3. Konsentrat ayam pedaging

Konsentrat ayam pedaging juga bisa diberikan sebagai campuran pakan kelinci.

4. Molases atau tetes tebu

Molases atau tetes tebu ini bisa Anda tambahkan pada campuran pakan kelinci seukuran tutup botol saja.

5. Ampas tahu

Takaran untuk pakan kelinci yang pas adalah perpaduan antara bekatul, konsentrat dan ampas tahu. Anda bisa mengatur perbandingannya disesuaikan saja dengan kebutuhan. Tidak ada patokan ukuran khusus. Untuk awal- awal mungkin pakan ini tidak akan habis, namun untuk selanjutnya kelinci Anda akan terbiasa dan mau menghabiskan seluruh pakan yang ada.

6. Ampas ubi kayu

Anda juga dapat memberikan ampas ubi kayu untuk kelinci Anda.

7. EM 4 (bisa Anda beli di penjual pakan ternak)

EM4 ini bisa Anda dapatkan di toko khusus pakan ternak. EM4 ini bisa Anda tambahkan pada pakan satu tutup botol saja.

8. Nasi sisa

Solusi ternak kelinci tanpa ngarit selanjutnya adalah dengan memberikan nasi sisa. Pakan yang satu ini, biasanya sering kita jumpai jika ada nasi sisa kemaren. Nasi sisa kemaren biasanya akan sayang jika dibuang begitu saja. Jika dimakan lagi biasanya sudah keras, sehingga banyak yang sudah tidak mau dan memilih untuk memakan nasi baru.

Dari pada mubadzir, nasi sisa ini bisa lho dijadikan sebagai campuran untuk pakan kelinci! Anda cukup mencampurkan nasi sisa dengan bahan pakan lain.

9. Daun pepaya

Daun yang satu ini, selain bisa dijadikan sebagai kulupan atau sayur, bisa juga dijadikan sebagai pakan kelinci. Meskipun pahit tapi daun pepaya ini kandungan gizinya sangat tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan kelinci Anda.

10. Kangkung

Sayuran satu ini adalah yang paling sering digunakan oleh para peternak kelinci skala kecil untuk dijadikan sebagai makanan kelinci. Harganya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan pelet kelinci tentu lebih menguntungkan para peternak. Meski begitu, Anda harus memilih sauran yang berkualitas, karena jika salah sedikit saja, maka kelinci Anda akan mati.

Demikian informasi tentang sukses ternak kelinci tanpa ngarit bagi Anda yang masih pemula di dunia peternakan kelinci. Semoga artikel ini bermanfaat, terutama bagi Anda yang hendak beternak kelinci.

Mungkin tidak semua cara cocok dan sesuai dengan Anda, namun semoga artikel ini akan memberi pencerahan bagi Anda dan memudahkan Anda untuk memulai ternak kelinci dari mana. Terima kasih sudah berkunjung, selamat beternak ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *